Waktu Terbaik Lihat Puncak Hujan Meteor Ariteid Hari Ini

Jakarta, TechOPet —

Lembaga Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) melaporkan puncak hujan meteor Arietid terjadi pada Senin (7/6). Hujan Meteor Arietid adalah hujan meteor yang awal kemunculan meteornya terletak di konstelasi Aries tepatnya dekat bintang Botein (Delta Arietis).

LAPAN menyebut hujan meteor itu merupakan satu-satunya hujan meteor yang dapat disaksikan ketika siang hari.

Hujan Meteor Arietid aktif sejak 14 Mei hingga 24 Juni 2021. Puncaknya terjadi pada tanggal 7 Juni dengan intensitas 50 meteor per jam ketika di zenit, sehingga untuk wilayah Indonesia intensitasnya berkurang menjadi 19-20 meteor per jam.



Puncak hujan meteor Arietid dapat disaksikan dari arah Timur-Timur Laut sebelum fajar astronomis, berkulminasi di arah Utara pada pukul 10.00 waktu setempat dan terbenam di arah Barat-Barat Laut pada pukul 16.00 waktu setempat.

Tidak ada yang mengetahui secara pasti dari mana meteoroid Arietid berasal, namun hujan meteor itu diduga berasal dari sisa debu asteroid Icarus dan komet periodik 96P/Machholz.

Melansir Earthsky, meteoroid Arietid menghantam bagian atas atmosfer Bumi dengan kecepatan 39 km/s (87.000 mph).

Hujan Meteor Arietid telah diamati melalui radar sejak 1947. Hujan meteor tahunan seperti Arietid terjadi ketika Bumi melewati puing-puing es yang ditinggalkan oleh komet.

Hujan Meteor Arietid akan menjadi salah satu hujan meteor terkuat tahun ini, jika pancarannya tidak begitu dekat dengan matahari.

(jps/DAL)

[Gambas:Video TechOPet]


Bagikan

Tinggalkan komentar