Profil John McAfee, Raja Antivirus yang Tewas di Penjara

Jakarta, TechOPet —

Pendiri software antivirus McAfee, John McAfee ditemukan tewas di sel penjara Spanyol beberapa jam usai pengadilan Spanyol mengabulkan permintaan agar diekstradisi ke Amerika Serikat (AS).

John McAfee salah satu pelopor paling terkenal di Silicon Valley, dan sekaligus pelopor dalam penemuan teknologi antivirus yang sekarang digunakan banyak perangkat. Kehidupannya didominasi oleh masalah hukum dan eksploitasi pribadi yang menjadi berita utama.

Sebagian orang mungkin akrab dengan nama “McAfee”, bahkan sebelum mendengar profil tentang John McAfee.



Secara korporasi, McAfee adalah salah satu penyedia perangkat lunak antivirus yang paling banyak digunakan untuk PC Windows dan dikreditkan sebagai perusahaan keamanan siber perintis.

Sebagian besar penelitian dikembangkan oleh John McAfee sendiri, yang mendorong perusahaan menjadi terkenal pada tahun 1987 dengan mengembangkan kode yang melindungi komputer dari virus Brain. Virus Brain disebut sebagai virut komputer pertama yang dibuat untuk PC IBM.

Perusahaannya, McAfee Associates didirikan pada tahun 1987 dengan harapan dapat memasuki bidang teknologi antivirus yang sedang berkembang.

McAfee menjual sebagian sahamnya di perusahaan pada tahun 1994, dilaporkan seharga US$100 juta atau senilai Rp1,4 triliun (kurs Rp14.446), meskipun kekayaannya turun menjadi sekitar US$4 juta usai krisis keuangan global pada 2007.

McAfee dibeli oleh Intel seharga US$7,6 miliar atau senilai Rp109 triliun pada tahun 2010.

Ketika Intel mengganti nama McAfee menjadi Intel Security, McAfee mengatakan dirinya sangat berterima kasih kepada Intel karena membebaskannya dari asosiasi mengerikan itu, dengan perangkat lunak terburuk di planet ini.

Intel akhirnya kembali mengganti nama Intel Security menjadi McAfee pada 2016.


John McAfee Menjalani Bisnis Baru

BACA HALAMAN BERIKUTNYA


Bagikan

Tinggalkan komentar