Pasar Mobil Listrik Eropa Naik, Tingkat Emisi Turun 12 Persen

Jakarta, TechOPet —

Penjualan mobil ramah lingkungan mengalami peningkatan di Eropa selama 2020. Satu dari setiap 10 penjualan, berasal dari mobil hybrid dan listrik.

Kenaikan penjualan mobil rendah emisi ini berimbas pada penurunan emisi gas buang kendaraan. Penurunan rata-rata emisi CO2 sebesar 12 persen jika dibandingkan 2019.

Melansir Reuters, hal tersebut merupakan penurunan tahunan terbesar emisi sejak Eropa memperkenalkan standar kadar emisi CO2 pada setiap produk mobil sejak 2010.



Disebutkan bila dari 11,6 juta unit mobil baru yang terdaftar di UE, Islandia, Norwegia, dan Inggris tahun lalu, 11 persen sepenuhnya merupakan kendaraan listrik hibrida atau plug-in, menurut data sementara.

Tak hanya itu jumlah itu melipatgandakan penjualan mobil baru dari 3,5 persen pangsa pasar pada 2019.

Target penurunan CO2 di Eropa mendorong pabrikan otomotif menjual lebih banyak kendaraan rendah emisi. Pilihan ini lebih baik daripada denda.

Peningkatan pasar mobil ramah lingkungan di Eropa didukung dengan subsidi dari pemerintah masing-masing negara. Sejumlah negara termasuk Prancis dan Jerman telah mensubsidi harga kendaraan listrik dalam paket pemulihan ekonomi covid-19 pada tahun lalu.

Di sisi lain, kelompok kampanye Transport & Environment mengatakan data menunjukkan target menurunkan emisi berhasil, tetapi mendesak Brussels untuk mengusulkan standar CO2 yang akan melarang penjualan mobil bensin dan diesel baru pada 2035.

Pejabat UE mengaku pembuat kebijakan belum mengkonfirmasi target CO2 dari mobil konvensional secara spesifik.

Para pakar menilai bila Eropa masih menjual kendaraan konvensional setelah 2035, imbasnya akan menggagalkan target UE untuk memiliki emisi nol bersih pada 2050.

Untuk informasi, emisi rata-rata untuk mobil baru yang terdaftar di Eropa adalah 107,8 gram CO2 per kilometer pada 2020, turun 14,5 gram dibandingkan dengan 2019.

(ryh/mik)

[Gambas:Video TechOPet]


Bagikan

Tinggalkan komentar