Mogol Massal Driver GoSend, Netizen Kesal Pesanan Molor

Jakarta, TechOPet —

Mitra Gojek sekaligus GoTo untuk layanan GoKilat atau GoSend Same Day Delivery (SMD) melakukan aksi mogok massal dengan cara off bid mulai Selasa (8/6). Mogok massal itu sontak memancing komentar netizen di jagat Twitter.

Mogok massal itu disebut merupakan imbas dari GoTo mengubah insentif para kurir atau driver secara sepihak. Kurangnya insentif itu dinilai merugikan sebab nilainya dianggap lebih kecil dari sebelumnya.

Sontak aksi mogok itu membuat sejumlah pengguna layanan kurir GoTo terganggu. Salah satu netizen mengatakan, dirinya sudah melakukan transkaksi di salah satu marketplace sejak pukul 07.00 pagi, namun hingga siang ini belum diproses.



Nyebelin dah cekot barang dri jam 7 pagi minta gosend, tapi sampe sekarang belum diproses, kan abis jam 2 gosendnya tutup,” cuit @_sublingual, Selasa (8/6).

Selain itu ada pula warganet yang juga melaporkan bahwa pesanannya lewat Tokopedia tidak kunjung diambil, meski pesanan itu sudah dibuat lebih dari 24 jam lalu. 

@TokopediaCare halooo ini paket saya sdh lebih dari 24 jam belum di pickup juga oleh driver gosend dan sdh diubah ke grab pun sampai sekarang belum di pick up juga. No inv INV/20210607/MPL/1300635360,” tulis akun @ayudwih.

Di samping itu, ada pula warganet yang meluruskan bahwa layanan yang kini melakukan off bid hanya pada GoKilat saja. Untuk layanan lain seperti GoRide, GoFood, GoMart, maupun GoCar para mitra masih melayani para pelanggan dan tidak terpengaruh oleh mogok massal tersebut.

Untuk yang mau order GoRide, GoFood, GoMart, ataupun GoCar, driver-drivernya tetep pada OnBid. Silahkan di order yaaa. Tenang, yang pada offbid ini Driver-driver GoKilat (untuk pengiriman barang Sameday),” kicau @kurniaven.

Salah satu pengguna Twitter juga mengunggah cuplikan video yang menggambarkan rangkaian bunga, yang dikirim ke salah satu cabang kantor layanan GoJek di Kemang, Jakarta Selatan.

Kiriman rangkaian karangan bunga itu sebagai ucapan tanda kecewa dari para mitra driver, kepada PT. GojekIndonesia. Menurut akun @yugo_bismillah, Gojek dinilai sudah tidak manusiawi memberikan skema bonus kepada para mitranya.

Perwakilan pengemudi GoSend SMD Jabodetabek Yulianto menerangkan insentif itu nilainya lebih kecil dari sebelumnya.

Pada layanan GoSend Sameday (SMD) Jabodetabek, besaran insentif ditetapkan Rp1.000 untuk 1-9 kali pengantaran, Rp2.000 untuk 10-14 pengantaran. Jika driver menyelesaikan pengantaran di atas 15 paket dalam sehari, maka pihak GoJek memberikan insentif sebesar Rp2.500.

Skema ini disebut berbeda dengan sebelumnya yakni Rp10 ribu jika driver melakukan 5 pengantaran, Rp30 ribu untuk 8 pengantaran dan Rp45 ribu untuk 10 pengantaran, dan Rp100 ribu untuk 15 pengantaran.

(can/DAL)

[Gambas:Video TechOPet]


Bagikan

Tinggalkan komentar