Mengenal Kota yang Tertelan Bumi

Jakarta, TechOPet —

Sebuah kota di Amerika Serikat dilaporkan perlahan terus tenggelam tertelan Bumi dalam beberapa tahun terakhir. Kota bernama Corcoran itu terletak di California tengah, persis di antara Los Angeles dan San Francisco.

Setiap tahun, sebanyak 7,47 mil persegi Corcoran dan 21.960 penduduknya perlahan tenggelam karena tanahnya turun hingga 60,9 cm.

Bahkan di beberapa wilayah Corcoran yang terletak di Lembah San Joaquin, telah terbenam hingga 11,5 kaki atau 3,5 meter dalam 14 tahun terakhir. Jika ada bangunan yang berdiri di bagian yang tenggelam itu, maka seluruh lantai satu bangunan itu sudah terbenam di tanah.



Namun, situasi ini hanya terbaca dari pengamatan satelit NASA. Sebab di permukaan, penurunan tanah tidak begitu dramatis sehingga tidak ada rumah, gedung, atau jalan yang runtuh. Namun, dampaknya terhadap topografi kota dan penduduk sangat signifikan.

Data satelit terbaru menunjukkan bahwa Corcoran tenggelam sekitar empat kaki di beberapa daerah sejak 2015. Sehingga, badan pengelola air bahkan memperkirakan kota itu akan tenggelam enam hingga 11 kaki lagi selama 19 tahun ke depan

Kondisi itu menjadikan Corcoran sebagai salah satu daerah yang paling cepat tenggelam di AS.

Penurunan tanah adalah istilah teknis untuk fenomena deflasi gerak lambat tanah yang terjadi ketika air dalam jumlah besar disedot dari bawah tanah. Hal itu menyebabkan sedimen yang mendasarinya jatuh ke dalam, seperti dilaporkan New York Times.

Disebabkan pertanian

Melansir Futurism, USGS California Water Science Center menyampaikan alasan utama penurunan Corcoran bukanlah karena alam, tapi akibat kegiatan pertanian yang intensif di kawasan itu. 

Di Corcoran dan bagian lain dari Lembah San Joaquin, tanah secara bertahap tapi pasti menurun karena perusahaan pertanian selama beberapa dekade memompa air bawah tanah untuk mengairi tanaman mereka.

Ketika petani gagal mendapatkan cukup air permukaan dari sungai lokal atau dari kanal yang membawa air sungai California Utara ke Lembah San Joaquin, mereka beralih ke apa yang dikenal sebagai air tanah, air di bawah permukaan bumi yang harus dipompa keluar. Mereka telah melakukannya selama beberapa generasi.

Direktur Departemen Sumber Daya Air California Karla Nemeth mengatakan tidak banyak yang dapat dilakukan Corcoran untuk pulih kembali. Tetapi, kota itu dapat mencoba mengurangi kerusakan lebih lanjut dengan membatasi pemompaan dan menerapkan kontrol yang lebih baik atas penggunaan air tanah di antara kota-kota tetangga dan perusahaan pertanian yang telah melakukan banyak kerusakan.

“Penderitaan Corcoran adalah potret mutlak atas pemompaan air tanah tak terkelola,” ujar Nemeth.


Corcoran Bukan Satu-satunya dan Berbagai Kerusakan yang Terjadi

BACA HALAMAN BERIKUTNYA


Bagikan

Tinggalkan komentar