MediaTek Dimensity 900 Resmi Diluncurkan

techopet.com – MediaTek resmi merilis prosesor baru yang dinamakan Dimensity 900. Chipset ini ditujukan untuk smartphone 5G di kelas menengah atau mid range.

“Dimensity 900 menghadirkan rangkaian konektivitas, tampilan, dan peningkatan visual 4K HDR ke smartphone 5G tingkat tinggi dan memberi brand fleksibilitas desain yang hebat untuk portofolio 5G mereka,” kata JC Hsu selaku Corporate VP and GM Wireless Communications Business Unit MediaTek.

“Dukungan chipset untuk 5G dan Wi-Fi 6 memastikan pengguna mendapatkan hasil maksimal dari perangkat mereka dengan konektivitas super cepat dan andal,” tambahnya, dikutip dari laman resmi MediaTek, Minggu (16/5/2021).

MediaTek Dimensity dibangun dengan fabrikasi 6nm. Chipset ini juga merupakan produk lanjutan dari seri MediaTek Dimensity 800 dengan CPU yang lebih cepat dan konektivitas lebih baik.

Chipset Dimensity 900 terintegrasi dengan modem 5G New Radio (NR) sub-6GHz dengan agregasi operator dan dukungan untuk bandwidth hingga 120MHz.

Prosesor ini dilengkapi dengan octa-core central processing unit (CPU) yang terdiri dari dua prosesor Arm Cortex-A78 dengan clock speed hingga 2.4GHz dan enam core Arm Cortex-A55 yang beroperasi hingga 2GHz. 

Dimensity 900 mendukung smartphone dengan RAM jenis LPDDR5 dan penyimpanan internal UFS 3.1. Di komponen layar, chip mendukung refresh rate hingga 120Hz dan resolusi Full HD+.

Kemudian, prosesor juga mengintegrasikan graphics processing unit (GPU) Arm Mali-G68 MC4, bersama dengan artificial intelligence (AI) yang memberikan efisiensi daya optimal untuk masa pakai baterai yang lebih lama. AI generasi ke-3 dari MediaTek mendukung berbagai aplikasi AI dan resolusi hingga 4K (HDR).

Untuk komponen kamera, chipset ini mendukung kamera dengan resolusi 108 MP dengan 32 MP pada 30 frame per second (fps) dan opsi multi kamera 20+20 MP. Sementara untuk video, chip memiliki kemampuan untuk memutar video HDR10+.

Fitur lainnya yang dibanggakan Mediatek adalah dukungan untuk Dual 5G. Fitur ini memungkinkan ponsel dapat bekerja di dua jaringan 5G secara bersamaan serta menggabungkan satu jaringan 5G dengan jaringan generasi yang lebih tua seperti 2G, 3G, atau 4G.

Sumber dari suara.com

Bagikan

Tinggalkan komentar