Lewat IC, BIC BSI Support Mahasiswa Bangun Inovasi Bisnis |TechOPet Online

BIC ikut dalam seminar bisnis dengan tema ‘Wiramuda Aktif, Ekonomi Bangkit’

TechOPet.com, JAKARTA – Bangkitkan karya dan karsa inovatif mahasiswa agar mampu mengembangkan inovasi dan kreatif merupakan tugas utama BSI Innovation Center (BIC). BIC merupakan wadah yang memberikan pendampingan kepada mahasiswa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) guna menciptakan karya berbasis inovasi. 

Melalui Incubator Center (IC UBSI) yang diselenggarakan oleh BSI Entrepreneur Center (BEC), BIC turut andil dalam kegiatan seminar entrepreneur dengan tema ‘Wiramuda Aktif, Ekonomi Bangkit’.

Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 19 April sampai dengan 26 April 2021. Seminar Entrepreneur ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Universitas BSI yang mendapat mata kuliah entrepreneurship.

“Seminar entrepreneur tidak hanya membahas terkait kewirausahaan saja. Dimana didalamnya dijelaskan terkait program Incubator Center juga andil BSI Innovation Center sebagai bagian yang mewadahi invensi di kampus Universitas BSI,” ujar Kartika Handayani selaku ketua BIC Universitas BSI, Jumat (30/4).

Dalam kegiatan seminar entrepreneur yang dilaksanakan setiap semester ini, BIC hadir membersamai kegiatan. Dalam berlangsungnya kegiatan, terdapat sesi dimana mahasiswa menjelaskan produk maupun usaha yang telah dimiliki maupun dijalankan. Dari data yang diperoleh kemudian dapat dianalisa produk yang dapat dibantu oleh BSI Innovation Center melalui Incubator Center. 

Sinergi BSI Innovation Center, BSI Startup Center, BSI Entrepreneur Center, LPPM UBSI melalui Incubator Center terus disosialisasikan diberbagai kegiatan dan kesempatan. “Dengan terus bersinergi, memaparkan program-program yang sudah dirancang bersama. Diharapkan akan semakin banyak tumbuh bibit-bibit entrepreneur, startup, maupun produk inovasi di lingkungan Universitas Bina Sarana Informatika,” ujarnya. 

Sementara itu, Fuad Nur Hasan selaku Ketua Incubator Center mengatakan, “Inkubator itu identik dengan munculnya startup baru, muncul nya inovasi baru, dan itu tidak lepas dari kewirausahaan dan penelitian. Karena inovasi tidak bisa disebut inovasi jika tidak di perjual belikan atau di komerialisasikan,” tutup Fuad. 

Sementara itu, Dwiza Riana selaku rektor Universitas Nusa Mandiri berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan tentang desain grafis.

“Semoga tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai dengan cukup baik yakni mengisi Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat serta mendatangkan keberkahan. Karena berbagi ilmu pengetahuan juga merupakan kegiatan berbagi berkah. Dan ini masuk komitmen dari Universitas Nusa Mandiri yang peduli pada kemajuan pengetahuan anak negeri,” ungkap Dwiza melalui pesan teks, Sabtu (5/1).

Bagikan

Tinggalkan komentar