JD.ID Dukung Transformasi UMKM dengan Optimalisasi Teknologi Digital

techopet.com – Pandemi telah menyebabkan perubahan perilaku dan kebiasaan baru di masyarakat. Sektor ritel dan e-commerce akan memiliki potensi pertumbuhan yang besar sebagai platform transaksi daring, mengingat masyarakat masih memilih berbelanja online daripada offline.

“Kami melihat transisi aktivitas sehari-hari menjadi lebih digital, terutama dengan kebijakan #dirumahaja. Kami serta aktif berpartisipasi dalam gerakan pemerintah untuk membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia,” ujar Sandy Permadi, Chief Financial Officer JD.ID dalam virtual meeting perayaan ulang tahun ke-5 JD.ID, Kamis (26/3/2021).

Salah satu strategi yang dilakuakan adalah JD.ID aktif berkolaborasi dengan perusahaan induknya, JD.com, untuk mengembangkan banyak terobosan digital.

Perusahaan e-commerce ini terus mencari peluang untuk meningkatkan potensi sektor ekonomi di tanah air.

Seperti mendorong pasar regional untuk menyediakan lebih banyak akses ke pengguna, membangun lebih banyak kehadiran gerai offline agar lebih dekat dengan para pelanggan, serta menciptakan kenyamanan dan “ketenangan pikiran” bagi para pelanggan saat berbelanja.

Seperti diketahui, sektor UMKM menjadi paling cepat tertekan oleh penyusutan ekonomi sejak tahun lalu.

Ulang tahun JD.ID ke-5, Kamis (25/3/2021). [Screenshot]
Ulang tahun JD.ID ke-5, Kamis (25/3/2021). [Screenshot]

Melihat prospek ini, JD.ID berupaya mempertahankan brand atau UMKM lokal untuk mengembangkan kemampuan pemasaran mereka dengan menjual produk mereka di platform, tentunya setelah melewati proses kurasi yang cermat.

Namun, dalam perjalanan hingga di tahun kelima ini, JD.ID masih dihadapi dengan rangkaian tantangan yang harus dihadapi di masa mendatang.

Chief Marketing Officer JD.ID Leo Haryono mengatakan cyber security menjadi perhatian penting bagi kenyamanan pelangggan. Selain itu, literasi keuangan.

“Literasi keuangan di tengah masyarakat Indonesia boleh dibilang masih baru sehingga masih banyak customer yang menyukai pembayaran dengan Cash on Delivery (COD) dan secara tunai. Tapi kami tetap harus mendukung mereka,” jelasnya.

Sumber dari suara.com

Bagikan

Tinggalkan komentar