Hyundai Pangkas 50 Persen Model Mobil Bahan Bakar Fosil

Jakarta, TechOPet —

Hyundai semakin serius menghasilkan model-model mobil ramah lingkungan seperti mobil bertenaga listrik. Seiring dengan itu, perusahaan akan memangkas 50 persen model mobil berbahan bakar fosil.

Perusahaan otomotif asal Korea Selatan itu punya rencana untuk meningkatkan investasinya pada mobil-mobil bertenaga listrik, sebut sumber Hyundai kepada Reuters.

“Ini langkah bisnis yang penting, pertama dan terutama memungkinkan pelepasan sumber daya R&D untuk fokus pada yang lainnya: motor listrik, baterai, sel bahan bakar,” kata sumber terdekat Hyundai, dikutip Jumat (28/5).



Hyundai tidak secara spesifik membahas rencana masa depan mereka, namun tujuan utama perusahaan adalah mempercepat pengembangan kendaraan ramah lingkungan seperti Hydrogen Fuel Cell Vehicle (HFCV) dan mobil listrik (electric vehicle/EV).

Perusahaan menambahkan secara bertahap memperluas pasar mobil listriknya di Amerika Serikat, Eropa dan China pada 2040. Hyundai telah memasarkan mobil bertenaga listrik seperti model Kona, Ioniq yang kedua mobil ini sudah dipasarkan di Indonesia.

Untuk sementara waktu, Hyundai tetap menyediakan mobil berbahan bakar bensin di sejumlah negara potensial, namun menurut perusahaan konsumsi bahan bakar setiap produk mobil Hyundai akan lebih efisien.

Sumber juga menyebutkan sebagai salah satu dari sepuluh grup otomotif terbesar dunia, mengembangkan mobil listrik secara berkelanjutan sangat penting.

Beberapa perusahaan otomotif telah mengumumkan rencana memproduksi kendaraan listrik untuk setiap modelnya, seperti halnya Volvo yang kini telah dimiliki Geely. Kemudian Ford Motor Co mengatakan deretan mobil yang dijual di Eropa akan sepenuhnya bertenaga listrik pada 2030.

(mik)

[Gambas:Video TechOPet]


Bagikan

Tinggalkan komentar