Hindari Risiko Pengendara Motor ‘Terjebak’ Blind Spot Truk

Jakarta, TechOPet —

Salah satu keunggulan sepeda motor di jalan raya adalah mampu bergerak lincah di jalan raya karena ukurannya yang kecil. Namun hal ini juga bisa jadi berbahaya jika berdekatan kendaraan lebih besar, terutama di area blind spot.

Pengendara motor mesti tahu apa itu blind spot, yakni area yang tidak terlihat pengendara meski sudah dibantu cermin spion. Umumnya semakin besar kendaraan maka area blind spot semakin luas, jadi area tak terlihat sopir truk peti kemas pasti lebih besar dibanding mobil jenis MPV, SUV, atau lainnya.

Skenario berbahaya yakni jika pengendara motor masuk ke area blind spot, sopir kendaraan tak bisa melihat, lantas terjadi kecelakaan seperti tabrakan atau bahkan terinjak ban truk. Kecelakaan seperti ini bukan terjadi sekali-sekali di jalanan dan terkadang berakibat fatal.



“Seringkali pengendara kurang berhati-hati ketika berada di samping atau belakang kendaraan yang memiliki ukuran besar sehingga tanpa sadar pengendara sepeda motor berada pada posisi blind spot yang berpotensi terlibat dalam kecelakaan ketika berkendara,” ujar Manager Safety Riding Astra Honda Motor (AHM) Johanes Lucky dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/6).

AHM memberikan tips buat pengendara motor untuk mengantisipasi blind spot. Pertama, pengendara mesti paham dan tahu area blind spot kendaraan sendiri kita dan kendaraan lain.

Kedua, pastikan area blind spot kendaraan sendiri secara visual dengan melihat ke kanan atau ke kiri sebelum berubah arah atau pindah jalur. Alternatif lainnya dapat juga memasang spion tambahan untuk mengurangi area blind spot.

Ketiga, fokuskan mata saat berkendara untuk memaksimalkan kewaspadaan terhadap lalu lintas jalan.

Untuk itu, hindari mendengar musik dengan headset saat berkendara serta hindari menggunakan knalpot tidak standar karena berpotensi menurunkan konsentrasi dan kewaspadaan saat berkendara.

Keempat, selalu memposisikan diri di area luar blind spot kendaraan lain agar terlihat oleh pengemudi kendaraan lain.

Kelima, bunyikan klakson atau nyalakan lampu dim untuk melakukan konfirmasi kepada pengguna jalan lain apabila hendak atau sudah berada di area blind spot-nya dan segera keluar dari area tersebut.

Keenam, gunakan perlengkapan berkendara yang mudah terlihat, sehingga tidak mudah terabaikan oleh pengemudi kendaraan lain.

Ketujuh, selalu jaga jarak aman dengan kendaraan lain saat berkendara.

(ryh/fea)

[Gambas:Video TechOPet]


Bagikan

Tinggalkan komentar