Fitur Super Follow Twitter, Bisa Dapat Uang dari Followers

Jakarta, TechOPet —

Twitter mengumumkan sedang mengembangkan fitur bernama Super Follow yang akan memungkinkan beberapa pengguna untuk menagih biaya ke pengikut dan memberi mereka akses ke konten tambahan.

Peneliti aplikasi Jane Manchun Wong tampak mengunggah potongan gambar yang menunjukkan tampilan fitur tersebut.

Melansir The Verge, Wong menjelaskan Super Follows akan dibatasi untuk pengguna Twitter dengan setidaknya 10.000 pengikut, yang telah memposting setidaknya 25 tweet dalam 30 hari terakhir, dan berusia minimal 18 tahun.



Seperti yang disampaikan oleh Twitter, salah satu fitur utama dari Super Follows adalah konten bonus, seperti tweet eksklusif untuk Super Followers.

Wong juga menemukan daftar kategori konten yang akan dipilih oleh pengguna Super Follows untuk mendeskripsikan konten mereka (seperti ‘olahraga’ atau ‘podcasting’), dan mencatat bahwa ‘konten dewasa’ dan ‘OnlyFans’ terdaftar sebagai ‘platform konten’ bersama dengan Facebook, Substack, Patreon, Twitch, dan YouTube.

Melansir Business Standard, fitur Super Follows memungkinkan beberapa pengguna mengenakan biaya untuk menyediakan konten tambahan eksklusif seperti tweet tambahan, bergabung dengan grup komunitas, atau menerima buletin.

Twitter mengaku sedang mengerjakan layanan seperti Patreon untuk mendorong aliran pendapatan baru. Selama acara virtual dengan investor, Twitter menunjukkan tangkapan layar terkait pengguna dikenakan biaya bulan jika ingin menikmati konten tambahan eksklusif.

Twitter juga telah meluncurkan penawaran berlangganan pertamanya yang disebut Twitter Blue di Australia dan Kanada, yang akan memberi pengguna opsi Urungkan Tweet selama 30 detik untuk menghapus kesalahan ketik apa pun.

Pengguna dapat menyetel pengatur waktu yang dapat disesuaikan hingga 30 detik untuk mengklik ‘Urungkan’ sebelum Tweet, membalas, atau utas yang mereka kirimkan ke timeline mereka, dan memperbaiki kesalahan dengan melihat pratinjau tampilan Tweet sebelum pengguna lain dapat melihatnya.

Layanan berlangganan akan diluncurkan secara bertahap ke negara lain termasuk India dalam waktu dekat.

(jps/DAL)

[Gambas:Video TechOPet]


Bagikan

Tinggalkan komentar