Cara Kapal ‘Terbang’ Swedia Amankan Venesia dari Erosi Ombak

Jakarta, TechOPet —

Salah satu perusahaan asal Swedia, Candela mendesain kapal untuk meminimalisir deburan air yang dihasilkan oleh kapal bermotor di Venesia. Deburan itu dianggap mengancam arsitektur bangunan bersejarah di sepanjang kanal tersebut.

Sebuah perahu listrik ‘terbang’ di atas air yang dipamerkan di pameran Salone di Nautica itu, dianggap dapat menjadi solusi terkikisnya bangunan bersejarah oleh gelombang air dari kapal.

Erosi ‘moto ondoso’ merupakan kerusakan yang disebabkan oleh hantaman perahu motor, bus air, dan feri yang menabrak dinding bangunan di sepanjang kanal di Venesia.

Kapal listrik besutan perusahaan Swedia Candela itu berjalan di atas hidrofoil yang dikendalikan komputer, atau “sayap” bawah air, yang mengangkat lambung kapal ke udara. Permodelan itu membuatnya tampak terbang di atas air.

Venesia dilaporkan telah berada dalam risiko akibat ombak yang ditimbulkan oleh perahu motor di sepanjang kanalnya yang mengikis fondasi bangunan bersejarah yang terancam runtuh.

Dikutip Reuters, Candela mengklaim inovasinya dapat signifikan mengurangi kerusakan akibat “moto ondoso”.

Perahu itu memiliki lima sensor yang membaca air dan berbicara dengan sistem komputer di kapal, dan sistem komputer memberi tahu foil untuk bergerak, lalu foil bergerak bolak-balik secara diagonal untuk menjaga agar perahu tetap stabil.

“Jadi ketika Anda sedang terbang itu lepas landas sekitar 15 knot,” kata Maria Rohman dari Candela saat dia mengemudikan C-7.

“Ini sangat stabil tanpa menghasilkan ombak dan Anda tetap berlayar,” sambungnya.



Pihaknya mengatakan perahu berjalan dengan daya baterai dan menciptakan gelombang setinggi kurang dari 5 sentimeter, mirip dengan perahu dayung tradisional. Perusahaan juga sedang mengerjakan taksi air dan feri, menggunakan teknologi yang sama.

Candela berharap hidrofoilnya akan menjadi sarana reguler untuk berpergian di wilayah sungai-sungai di Venesia, untuk mengurangi polusi dan erosi.

“Ini adalah kota kuno. Kita semua mencintai Venesia dan jika kita dapat membantu menyelamatkannya, kita harus melakukannya,” kata Rohman.

Dikutip Euro News, diperkirakan kota Venesia tenggelam 2 milimeter setiap tahunnya. Mengangkatnya lambung kapal ke udara itu diklaim dapat mengurangi gesekan air sekitar 80 persen.

(can/DAL)

[Gambas:Video TechOPet]


Bagikan

Tinggalkan komentar