BMKG: Musim Siklon Tropis di Indonesia pada November-April

Jakarta, TechOPet —

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut musim pertumbuhan siklon tropis di Belahan Bumi Selatan (BBS), termasuk di sekitar wilayah Indonesia, dalam 13 tahun terakhir biasa terjadi pada musim hujan, yakni November-April.

Sementara, lokasi pembentukan siklon tropis ini umumnya terjadi di Samudra Hindia barat daya Lampung hingga selatan Nusa Tenggara Timur dan perairan utara Australia.

“Secara klimatologis, musim pertumbuhan siklon tropis di Belahan Bumi Selatan (BBS) termasuk di sekitar wilayah Indonesia selatan ekuator adalah pada periode bulan November hingga April,” jelas Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, lewat keterangan resmi, Minggu (2/5).



Sejak 2008, BMKG telah ditunjuk oleh WMO (world meteorology organization) sebagai Pusat Peringatan Dini Siklon Tropis (TCWC-tropical cyclone warning center) yang memiliki wilayah tanggung jawab operasional Siklon Tropis mulai dari lintang 0 (ekuator) hingga 10 LS dan 90 – 142 BT.

“Dalam operasionalnya, TCWC Jakarta setiap saat melakukan monitoring potensi perkembangan siklon tropis yang dapat berdampak pada potensi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia,” tambahnya.

BMKG mencatat bahwa sejak 2008 terdapat 11 siklon tropis yang tumbuh di wilayah tanggung jawab TCWC Jakarta dan cukup berdampak signifikan pada kondisi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia, antara lain;

1. Siklon Tropis Durga (20-25 April 2008) tumbuh di Samudra Hindia barat daya Lampung.
2. Siklon Tropis Kirrily (26-28 April 2009) tumbuh di Laut Arafura selatan Papua Barat (Tual-Trangan)
3. Siklon Tropis Anggrek (29 Oktober-05 November 2010) tumbuh di Samudra Hindia barat daya Lampung.
4. Siklon Tropis Bakung (11-13 Desember 2014) tumbuh di Samudra Hindia barat daya Lampung.
5. Siklon Tropis Cempaka (27 November-01 Desember 2017) tumbuh di perairan selatan Jogjakarta-Jawa Tengah.

6. Siklon Tropis Dahlia (30 November-02 Desember 2017) tumbuh di Samudra Hindia barat daya Lampung-selatan Jawa Tengah.
7. Siklon Tropis Flamboyan (28 April-02 Mei 2018) tumbuh di Samudra Hindia barat daya Lampung.
8. Siklon Tropis Kenanga (15-18 Desember 2018)
tumbuh di Samudra Hindia barat daya Lampung.
9. Siklon Tropis Lili (08-09 Mei 2019) tumbuh di Laut Banda-Nusa Tenggara Timur.
10. Siklon Tropis Mangga (21-22 Mei 2020) tumbuh di Samudra Hindia barat daya Lampung.
11. Siklon Tropis Seroja (05-12 April 2021) tumbuh di Laut Sawu-Nusa Tenggara Timur.

Jika dilihat dari lokasi pertumbuhan siklon, maka 11 kejadian siklon tropis tersebut terbagi di wilayah berikut:
– 3 siklon tropis yang tumbuh di sekitar Nusa Tenggara Timur (Kirrily, Lili, Seroja)
– 7 siklon tropis tumbuh di sekitar Samudra Hindia barat daya Lampung (Durga, Anggrek, Bakung, Dahlia, Flamboyan, Kenanga, Mangga) dan
– 1 siklon tropis yang tumbuh di selatan Jawa Tengah (Cempaka)

(eks)

[Gambas:Video TechOPet]


Bagikan

Tinggalkan komentar