Apa Itu Tarot dan Cara Membacanya?

Apa Itu Tarot dan Cara Membacanya?

Apa Itu Tarot Dan Bagaimana Cara Membacanya?

Jika mendengar kata tarot, pastinya yang terlintas di pikiran Anda adalah sebuah ramalan. Benar sekali, bisa dibilang tarot memang sejenis itu. Yang mana, ramalan dengan tarot ini menggunakan tumpukan kartu tarot sebagai media petunjuknya. 

Tarot sendiri diyakini berasal dari Italia. Dengan nama Tarocci. Dari negara tersebut, budaya Tarot Reading (membaca kartu Tarot) ini mulai menyebar ke berbagai negara di di dunia. Termasuk di Indonesia sendiri, dengan adanya Tarot Joga yang dikenal sebagai tempat perkumpulan para Peramal Tarot wilayah jogjakarta yang memiliki kemampuan membaca kartu tarot yang kompeten.

1. Penjelasan Tentang Tarot

Tarot merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut kartu bergambar yang sering dijadikan sebagai media untuk meramal. Kartu tarot sendiri umumnya berjumlah 78 lembar. Yang semuanya memiliki gambar yang berbeda-beda.

Dari 78 kartu tersebut, terbagi ke dalam 2 kelompok. Yaitu Arcana Mayor yang terdiri dari 22 kartu. Sedangkan sisanya termasuk ke dalam Arcana Minor. Yang mana, kartu-kartu yang termasuk Arcana Mayor sering diidentikkan sebagai kartu trump. Yaitu kartu-kartu yang memiliki keunggulan tersendiri.

Dalam Tarot Jogja, ramalan tarot ini menjadi sebuah rutinitas tersendiri dalam sebuah perkumpulan tersebut. Prinsip dasar dari tarot ini yaitu meramal nasib seseorang berdasarkan kartu yang dipilih. Yang mana, kartu dengan gambar tertentu yang dipilih tersebut. Merupakan gambaran dari masa depan seseorang.

Selain untuk meramal, sebenarnya tarot juga sering digunakan sebagai konseling psikologi. Banyak orang yang telah melakukan ramalan tarot mengaku bahwa mereka juga mengalami perubahan dalam perilaku hingga pandangan terhadap masa depan.

Karena jika ditelaah lebih jauh, selain untuk mengetahui masa depan seseorang. Tarot bisa dibilang sebagai rambu-rambu, ataupun petunjuk. Yang mana, dengan mengetahui masa depan seseorang, ahli tarot akan memberikan saran terhadap kliennya bagaimana cara untuk bersikap. Terutama dalam menyikapi ataupun melakukan sesuatu agar di masa depan, sesuatu yang buruk tidak terjadi.

Misalnya, jika seseorang menggunakan bantuan dari ahli tarot Jogja. Kemudian, dalam tarot reading tersebut, didapati bahwa usahanya akan bangkrut. Maka, ahli tarot akan memberikan saran bagaimana caranya agar hal itu tidak terjadi. Tentunya, saran tersebut juga didasari oleh kartu tarot lainnya yang dipilih oleh klien tersebut.

2. Cara Melakukan Pembacaan Tarot

Cara untuk melakukan ramalan tarot sekilas terkesan mudah. Karena ahli tarot hanya perlu mengocok kartu, kemudian menyuruh klien untuk memilih kartu yang diinginkan. Hanya saja, untuk melakukan tarot reading inilah sebenarnya, yang memang dibutukan keahlian khusus.

Karena alih-alih mendapatkan hasil ramalan yang benar. Salah membaca kartu tarot juga bisa menjadi masalah tersendiri, jika kemudian ramalan tersebut meleset. Karena itu, untuk menjadi ahli tarot memang diperlukan sebuah pelatihan dan training khusus.

Seperti yang sering dilakukan di tarot ini. Selain sebagai perkumpulan para ahli tarot dari seluruh kawasan Jogja. Sebenarnya, tempat ini juga sering dijadikan sebagai tempat pelatihan/kursus untuk menjadi pembaca tarot yang ahli dan kompeten.

Untuk lebih jelasnya mengenai cara meramal dengan kartu tarot ini. Bisa dilihat dalam ulasan berikut ini. Diantaranya:

2.1.Memilih 3 Kartu Terlebih Dahulu

Cara yang pertama untuk melakukan ramalan dengan kartu tarot yaitu dengan memilih 3 kartu tarot pada tumpukan kartu. Adapun caranya kurang lebih seperti ini,

  • Ahli tarot akan memulai mengocok kartu.
  • Setelah ahli tarot selesai mengocok kartu, klien akan diminta untuk memilih 3 kartu tarot. Biasanya klien akan diminta untuk memilih kartu yang terdapat di tumpukan atas dan tumpukan bawah kartu. Sedangkan satu lagi, di bagian tengah tumpukan.
  • Jika klien telah selesai memilih kartu. Maka, ahli tarot akan membuka semua kartu dan mulai membaca kartu tersebut. Yang mana, setiap kartu tersebut merupakan ramalan masa depan dari klien tersebut.
  • Jika dirasa klien belum puas dengan gambaran yang ada pada kartu tersebut. Maka ahli tarot akan meminta klien untuk memilih kartu kembali.
  • Kartu tambahan tersebut bisa diartikan sebagai solusi untuk memperbaiki masa depan tersebut. Artinya, kartu tarot tambahan tersebut dijadikan sebagai rambu-rambu bagi klien. Terutama dalam bersikap agar ramalan buruk tentang masa depan tidak terjadi.
  • Pembacaan tarot akan terus berlangsung hingga kartu kesebelas. Dengan ketentuan, klien belum merasa puas dengan kartu-kartu tarot yang telah dipilih sebelumnya.

2.2. Memilih 11 Kartu Sekaligus

Cara yang kedua dalam pembacaan kartu tarot selanjutnya yaitu dengan memilih 11 kartu sekaligus. Untuk melakukannya, sebenarnya hampir sama dengan cara yang pertama. Namun untuk cara yang kedua ini, terdapat sedikit perbedaan. Diantaranya:

  • Ahli tarot akan mengocok kartu, kemudian memilih 11 kartu.
  • Ke-11 kartu tersebut akan disimpan berjejer di depan klien.
  • Klien diminta untuk memilih 3 kartu yang diinginkan.
  • Ahli tarot akan mulai membuka kartu satu persatu. Yang mana, setiap kartu yang dipilih klien merupakan gambaran terhadap masa depan klien tersebut.
  • Setelah 3 kartu tarot tersebut dibuka. Maka ahli tarot akan membuka kartu lainnya sebagai solusi dan saran mengenai hal apa yang seharusnya dilakukan klien. Hal ini dilakukan, jika sekiranya klien belum puas dengan tarot reading yang dilakukan. Artinya, gambaran masa depan yang diramalkan, tidak sesuai dengan yang diinginkan klien. Maka, ahli tarot akan melakukan advice yang berdasarkan pada kartu tarot lainnya.

3. Gambaran Umum Dari Tarot Reading Hingga Nama Dari Setiap Kartu

Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa tarot reading adalah proses pembacaan kartu tarot mengenai masa depan/ramalan. Yang mana, ramalan tersebut merupakan sebuah rambu-rambu/petunjuk untuk menghadapi masa depan.

Namun, fungsinya bukan hanya sebagai ramalan saja. Namun juga sebagai konseling dengan memberikan beberapa advice ataupun solusi bagaimana menghadapi masa depan tersebut. Yang mana, solusi tersebut juga diberikan berdasarkan kartu-kartu tarot lainnya.

Dalam dunia tarot, dikenal beberapa seri kartu tarot. Namun yang paling terkenal adalah seri tarot Rider-Waite-Smith. Kartu tarot dengan seri ini, diciptakan oleh ahli tarot terkenal, yaitu A.E Waite serta seorang ilustrator handal, yang bernama Pamela Colman Smith.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa kartu tarot Jogja ini terbagi ke dalam 2 jenis. Diantaranya:

3.1.Arcana Mayor

Sering disebut juga sebagai kartu trump, ataupun kartu unggulan. Terdiri dari 22 kartu, dengan gambar yang berbeda-beda. Seperti,

  • Le Fou / Le Mat, dengan gambar si Pandir.
  • Le Bateleur, si penyihir.
  • La Papesse, Biarawati.
  • L’Imperatrice, dengan gambar maharani.
  • L’Empereur, kaisar.
  • La Pape, yang menggambarkan sang imam.
  • L’Amoureux, sang pecinta.
  • Le Chariot, kereta kuda.
  • La force, kekuatan.
  • L’Ermite, sang petapa.
  • La Roue de fortune, roda kehidupan, serta
  • Le Justice, sang keadilan.

Sementara ke-11 kartu lainnya, yang masih termasuk ke dalam kartu trump Arcana Mayor tarot, diantaranya:

  • Le Pendu, pengorbanan.
  • La Mort, kematian.
  • Temperance, kesederhanaan.
  • Le Diable, sang iblis.
  • La Maison dieu, dengan gambar menara.
  • L’etoille, bintang.
  • Le Lune, yang berarti bulan.
  • Le Soleil, yang bermakna surya.
  • Le jugement, Pemanggilan. Serta,
  • Le Monde, diartikan dunia.

3.2. Kartu Tarot Arcana Minor

Kartu Arcana Minor adalah sejumlah kartu tarot yang merupakan sisa dari kartu Arcana Mayor. Kartu ini terdiri dari 56 kartu, yang terbagi ke dalam 4 jenis. Dengan jumlah kartu tarot sebanyak 14 kartu untuk setiap jenisnya.

Untuk pembacaannya sendiri, kartu tarot Arcana Minor ini memiliki 2 metode. Yaitu dengan tarot reading dengan makna biasa serta pembacaan dengan makna terbalik. Artinya, kartu tarot yang dibaca, digambarkan sebagai kebalikan dari gambar tersebut.

Misalnya dengan gambar berupa 10 pedang. Jika dibaca dengan metode biasa, gambar ini menunjukkan arti penderitaan. Namun berbeda halnya jika dibaca dengan metode terbalik. Yang mana, gambar ini bisa diartikan sebagai pemulihan.

Demikian beberapa penjelasan mengenai tarot. Baik itu mengenai pengertian hingga cara pembacaan tarot (reading tarot). Semoga artikel ini bisa menambah pengetahuan Anda mengenai ramalan dengan kartu tarot. Meskipun sebuah ramalan, namun satu hal yang harus diperhatikan. Bahwa tarot tidak harus diidentikkan dengan ilmu magis. Karena tarot juga bisa bermakna konseling, yang bersifat psikologi. Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat!

Bagikan

Tinggalkan komentar