Antisipasi Gangguan Fitur ADAS Wuling Almaz RS

Jakarta, TechOPet —

Fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) pada Wuling Almaz RS punya kelemahan di balik kecanggihannya.

Product Planning SGMW Motor Indonesia (Wuling Indonesia) Danang Wiratmoko menjelaskan fitur level 2 mobil otonom ini juga punya kelemahan yang mesti dipahami penggunanya.

Menurut Danang, sistem ADAS dilengkapi dua perangkat keras yaitu kamera dan radar. Efektivitas kerja kedua perangkat ini dapat dipengaruhi cahaya dan cuaca.



Danang memberi contoh, ketika ADAS digunakan pada area dengan minim cahaya.

“Kemampuannya akan sangat berpengaruh terhadap kondisi lingkungan. Misal kita motret sesuatu pada kondisi cahaya kurang maka kemampuannya akan berkurang. Nah di kamera ADAS kira-kira begitu,” kata Danang.

Danang menegaskan akurasi kamera ADAS bisa tetap optimal asalkan perangkat tidak ada kerusakan.

“Selama tidak rusak sebetulnya fitur ADAS adalah fitur yang reliabel secara sistem,” ucap Danang.

Perangkat sensor kamera pada fitur ADAS juga disebut mungkin terpengaruh bila kondisi sekitar mobil sedang mengalami cuaca cukup ekstrem. Ia memberi contoh cuaca ekstrem seperti saat jalanan berkabut pekat hingga hujan lebat.

“Contoh saat kabut, hujan deras, dan permukaan jalan jadi refleksi terhadap cahaya maka akan ganggu kinerja sensor kamera,” ucapnya.

Danang menambahkan sensor radar juga akan kesulitan mendeteksi mobil di depan yang sudah dimodifikasi sehingga dimensinya menjadi sangat berbeda.

“Kendaraan di depan ternyata kendaraan hasil modifikasi sehingga ketinggiannya di atas normal. Maka sensor radar tidak akan bisa membaca keberadaan kendaraan itu. Dalam hal ini sebetulnya bukan tidak akurat, tapi ya memang karena kondisi itu menyebabkan fitur si radar bekerja di luar kemampuannya,” kata Danang.

ADAS dikatakan akan membantu pengemudi saat berkendara dalam berbagai kondisi.

Ada empat kategori ADAS, pertama Adaptive Cruise yang terdiri dari Adaptive Cruise Control (ACC), Bend Cruise Assistance (BCA), Traffic Jam Assistance (TJA), dan Intelligent Cruise Assistance (ICA).

Berikutnya Lane Recognition yang didukung Lane Departure Warning (LDW) dan Lane Keeping Assistance (LKA). Selanjutnya Safe Distance & Braking Assistance yang dibekali Safe Distance Warning (SDW), Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), Intelligent Hydraulic Braking Assistance (IHBA), dan Collision Mitigation System (CMS).

Kategori terakhir yakni Automatic Light, diakomodasi melalui Intelligent Head Beam Assistance (IHMA).

(ryh/fea)

[Gambas:Video TechOPet]


Bagikan

Tinggalkan komentar