4 Poin Penting Merawat Motor di Rumah saat Pandemi

Jakarta, TechOPet —

Di tengah pandemi dan kasus covid-19 di Indonesia yang kembali meningkat menimbulkan keraguan pada masyarakat untuk melakukan aktivitas keluar rumah. Tak ayal sejumlah warga ada yang memilih membatasi diri dengan berdiam di rumah untuk menghindari penularan virus corona.

Dengan pilihan itu banyak yang terbatas geraknya termasuk melakukan perawatan rutin sepeda motor di bengkel terpercaya.

Hal itu tidak perlu khawatir bagi pemilik motor, sebab ada cara mudah merawat motor untuk dikerjakan di rumah. Berikut sejumlah langkah merawat motor di rumah, mengutip keterangan tertulis Yamaha Indonesia.



Rutin menyalakan mesin motor

Menyalakan mesin motor secara rutin setiap hari selama 5 – 10 menit merupakan salah satu bagian dari perawatan kendaraan yang jarang dilakukan.

Aktivitas ini membuat oli menjadi tersirkulasi sehingga komponen yang ada di dalam mesin menjadi terlumasi dan mesin motor dapat bekerja secara optimal. Cara ini juga bermanfaat untuk menjaga daya baterai atau aki motor agar tidak mudah drop atau soak.

Cek kondisi oli dan aki

Rutin mengecek kondisi oli dan aki dapat meminimalisir terjadinya malfungsi pada motor khususnya ketika ingin dikendarai setelah lama tidak dipakai.

Melumasi komponen dengan oli

Ketika motor jarang digunakan, biasanya beberapa komponen yang sebelumnya dilumasi menjadi kering sehingga kinerjanya menjadi tidak optimal. Untuk itu, selama motor terparkir di rumah baiknya rutin melumasi beberapa komponen dengan oli sesuai kebutuhannya.

Bagian komponen motor yang biasa dilumasi oli adalah kabel gas, kabel kopling, rantai dan per standar samping.

Cek tekanan angin ban

Komponen lain yang perlu dilakukan pengecekan adalah udara pada ban. Biasanya motor yang jarang digunakan dan lebih sering terparkir di garasi rumah, tekanan udara ban dapat berkurang. Ini karena ban bersentuhan dengan ubin.

Ubin punya sifat mengalirkan panas dengan cepat. Hal itu bisa membuat udara di dalam ban menjadi bertekanan rendah kemudian keluar lewat pori-pori pada area permukaan yang bersentuhan langsung dengan ubin.

Untuk mencegahnya, pemilik bisa memberi alas di bawah ban dengan triplek.

(mik)

[Gambas:Video TechOPet]


Bagikan

Tinggalkan komentar